Api-himpsi.org, Yogyakarta -- Asosiasi Psikologi Islam (API) dan Inter-Islamic University Conference on Psychology (IIUCP), bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar The 4th IIUCP, Temu Ilmiah Nasional API, dan Temu Ilmiah Perguruan Tinggi Islam Penyelenggara Magister Psikologi Profesi (Mappro), pada 8-10 dan 23 September di Yogyakarta.

Sejumlah Perguruan Tinggi Islam anggota IIUCP ikut menyukseskan acara tersebut, seperti Universitas islam Indonesia (UII), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Imam Bonjol Padang,Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Muhammadiya Surakarta (UMS), dan Universitas Islam Bandung (Unisba). Tampak hadir ketua IIUCP Dr Fuad Nashori, MSi, M.Hum, Psikolog dan pimpinan psikologi dari berbagai perguruan tinggi tersebut.  

Seminar digelar di Auditorium Kampus I UAD pada hari Sabtu (9/9). Hadir sebagai Keynote Speaker seminar Prof Dr Djamaludin Ancok, guru besar psikologi UGM dan Universitas Gunadarma. Ia orang pertama yang menulis buku psikologi Islam di Indonesia pada 1994, bersama Dr Fuad Nashori. Sedangkan panelisnya Prof Dr Subandi, ketua umum PP API, dan Prof Shukran Abdul Rahman, associate professor of psychology dari International Islamic Universiy Malaysia (IIUM).

Seminar yang dihadiri lebih dari 400 peserta berlangsung dengan baik. Prof Djamaludin menyampaikan tentang modal manusia (human capital) dan perubahan dalam pandangan Islam. Prof Shukran menjelaskan pentingnya sinergi organisasi dalam pengembangan Psikologi Islam. Sedangkan Prof Subandi memaparkan tentang sinergi dan integrasi dalam pengembangan psikologi Islam.

Dalam even nasional psikologi Islam ini, selain seminar, juga digelar workshop dan simposium call for paper. Workshop diselenggarakan di Hotel Jambu Luwuk Yogyakarta selama tiga hari, yaitu Jumat (8/9), Ahad (10/9) dan Sabtu (23/9).

Sejumlah ahli psikologi Islam hadir untuk menyampaikan workshop. Workshop “Islamic Motivation Training” bersama Dr. Bagus Riyono, MA, dan workshop “Meaning Making of Life with Narrative Writing Therapy” bersama Dr. Moordiningsih, Psikolog dan Dr (Cand.) Setiawati Intan Savitri. Dilanjutkan dengan workshop “Terapi Qolbun Salim untuk Perbaikan Diri” bersama Drs. Asep Haerul Gani, Psikolog. Kemudian workshop “The Islamic way of Healthy Family bersama Dr. Khoiruddin Bashori, M.Si., Psikolog sebagai pamungkas dilaksanakan pada 23 September.

Adapun call for paper diikuti lebih dari 50 dosen dan mahasiswa dari berbagai universitas di tanah air. “Sekitar 50 lebih makalah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dipresentasikan dalam kegiatan tersebut,” kata Ketua Panitia, Dr Siti Urbayatun, MSi.

Menurut Ketua Program Studi Magister Psikologi Profesi UAD itu, suatu hal yang bersejarah dapat menyatukan tiga macam kegiatan secara bersama-sama, yakni The 4th IIUCP, temu ilmiah API, dan pertemuan kaprodi Mapro dari Perguruan Tinggi Islam. Acara ini dapat terlaksana karena adanya visi dan misi yang sama.

Siti Urbayatun berharap, forum ini akan berguna dalam mengembangkan konsep, teori psikologi Islam maupun hasil-hasil intervensi psikologi Islam di masyarakat. Sehingga komunitas ilmiah psikologi Islam akan terus terbentuk dan dapat mewarnai khasanah ilmu pengetahuan di dunia. []

M. Syamsul Arifin Munawwir