Psikologi Islam kehilangan salah seorang tokoh pentingnya yang sudah lebih dahulu dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Dr. Yadi Purwanto, merupakan salah seorang yang sangat penting dalam meramaikan Psikologi Islam di Indonesia ini meninggal pada hari Ahad, 1 Mei 2016 pukul 17.00 di Rumah sakit Dustira Cimahi, Bandung. Rekan-rekan beliau di Asosiasi Psikologi Islam (API) merasa sangat kehilangan dengan tokoh pejuang API yang satu ini.

 

Ucapan belasungkawa atas meninggalnya almarhum datang dari berbagai kalangan dan organisasi. Prof. Subandi sebagai ketua API menyampaikan pentingnya untuk API mengenang jasa Dr. Purwandi dengan meminta rekan API dapat menuliskan kesannya bersama almarhum dalam web API ini. Selain itu, Taufik yang merupakan Dekan Psikologi UMS dan ketua (Asosiasi Psikologi) APSI PTM menyampaikan besarnya jasa almarhum dengan terus menginformasikan proses perkembangan Almarhum sejak sakit hingga meninggal. Selain itu, ucapan belasungkawa lainnya juga datang dari Prof. Abdul Mujib, guru besar Psikologi Islam, dan segenap pengurus API yang lain dari berbagai perwakilan wilayah.

Dr. Yadi Purwanto memulai pendidikan dalam bidang Psikologi di Unpad, Bandung dan luylus pada tahun 1993. Beliau kemudian melanjutkan pendidikan S2 di MM di universitas yan sama. Terakhir, beliau mengambil gelar Dr. dalam bidang Perilaku Pemasaran kembali dari Fakultas Psikologi UNPAD.

Adapun karya tulis yang telah beliau hasilkan diantaranya: Psikologi Kepribadian, Integritas Nafsiyah dan ‘Aqliyah diterbitkan Refika Aditama, Etika Profesi: Psikologi Profetik Perspektif Psikologi Islami, dan Epistemologi Psikologi Islami: Dialektika Pendahuluan Psikologi Barat dan Psikologi Islami yang juga diterbitkan oleh Refika Aditama. Sedangkan buku-buku beliau yang lain adalah Psikologi Marah Perspektif Psikologi Islami dan Memahami Mimpi Perspektif Psikologi Islami. Selain itu juga beliau aktif menulis di Jurnal dan media lainnya.

Dosen Psikologi UMS ini meninggalkan kesan yang mendalam pada rekan-rekannya, salah seorang diantaranya adalah Fuad Nashori yang pernah menjabat ketua API periode 2003-2011. Nashori mengatakan bahwa bahwa almarhum merupakan orang penting dalam perkembangan API di Indonesia. Selain itu, pemikiran beliau tentang Islam dan Psikologi sangat luar biasa.

Rencananya, almarhum akan dimakankan di Pemakaman Karanglo, Tawangmangu.